Menjelang hari raya Idul Adha banyak bermunculan penjual hewan kurban dadakan di jalan-jalan. Pada saat ini Azlia mulai mengenal ada hewan kambing. Sebelumnya, ia lebih mengenal kucing, anjing, dan sapi.
Kebetulan ada tetangga yang melakukan penyembelihan kambing di depan halaman rumah kami. Azlia saya izinkan melihat penyembelihan itu tapi hanya dari dalam rumah, di balik kaca jendela. Azlia menyaksikan kambing itu disembelih sampai selesai.
Dua hari setelah Idul Adha, menjelang magrib, ketika duduk menonton televisi, tiba-tiba Azlia berkata “ambing..mbek…” (kambing, mbek:red). Saya bilang “kambingnya udah dipotong kemarin, udah dibikin sate sama gule”. Azlia langsung berdiri sambil menarik tanganku dan berujar “ayo…ayo…”. Dengan kebingungan, saya bertanya “ayo ke mana Nak?”. “Ayo…tate…” (ayo, sate:red), kata Azlia. “Satenya sudah habis Nak, besok aja ya beli satenya”, mencoba untuk merayu Azlia.
Azlia terus merengek, “ayo..tate…tate…”. Bingung deh. Pada waktu itu hari sedang hujan. Untungnya setelah magrib ada hajatan tetangga yang menunya sate, akhirnya keturutan juga Azlia makan sate hari itu.
Azlia 21 bulan

Ada yang komentar